Soal Proyek Mangkrak, Kejari Metro Bakal Tindaklanjuti

0
2150

Perspektiflampung.com-Bak gayung bersambut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro berjanji akan menindaklanjuti hasil investigasi DPD GML, terhadap proyek fisik bermasalah pada sejumlah satker di lingkup Pemkot setempat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Metro, Ivan Jaka MW, mengatakan, pihaknya siap untuk menindaklanjuti, indikasi dugaan korupsi pada sejumlah proyek fisik tahun 2017 dan  2018, sebagaimana hasil investigasi DPD GML Kota Metro. “Kami siap untuk menindaklanjuti. Nanti, koordinasi dengan Kasi Pidsus,” kata Ivan Jaka, di sela peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 tahun 2019, Senin (22/7). 
Sedangkan, terkait dengan dugaan korupsi pada proyek Flying Fox di Kelurahan Sumbersari yang mangkrak, Kajari Metro itu menyebutkan, bahwa perkara tersebut kini tengah ditangani Polda Lampung. “Kalau yang perkara Flying Fox, sudah ditangani Polda Lampung, tetapi  akan tetap kita kawal,” ujarnya.
Diberitakan, Tim Investigasi DPD GML Kota Metro tidak main-main. Dalam dua hari saja, tim mendapati sejumlah proyek fisik tahun 2018 yang dikerjakan asal-asalan. Termasuk, dua proyek yang mangkrak alias tidak selesai.
Dua proyek fisik tahun 2018 yang tidak selesai pengerjaannya, , yakni proyek Flying Fox di Kelurahan Sumbersari Metro Selatan. Besi-besi pada menara terlihat sudah berkarat.
Lalu, proyek pembangunan gedung Posyandu di Kelurahan Yosorejo Metro Timur, juga tidak rampung. Bangunan hanya selesai pada pemasangan dinding dari bata dan pemasangan atap berbahan rangka baja.
Sementara, di antara proyek-proyek yang dikerjakan asal-asalan, yakni proyek lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur irigasi pada Jalan Jenderal Sudirman Metro Barat. Proyek yang baru selesai itu, ternyata ditemukan puluhan titik lampu yang sudah tidak menyala. Bahkan, 8 titik di antaranya bola lampu pecah. Tak hanya itu, jalan setapak paving block di sepanjang jalur tersebut, tampak retak-retak pada sejumlah titik.
Kemudian, proyek lain yakni proyek redemix atau pelebaran bahu jalan pada ruas Jalan Letjend Amir Mahmud Ganjaragung Metro Barat, selain sudah retak-retak pada sejumlah titik, ketebalan cor bervariasi hanya sekitar 5 cm, 10 cm, hingga 12 cm. Juga, lebar cor-coran bervariasi mulai dari 40  cm hingga 60 cm. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here