PERSPEKTIFLAMPUNG-Polres Lampung Timur terpaksa menembak Hd (35) karena nekat melawan dengan menggunakan senjata api saat akan diamankan petugas.
Akibat luka tembak pada bagian dada kirinya, warga Kecamatan Labuhanmaringgai Lampung Timur yang disangka terlibat dalam berbagai kasus pencurian sepeda motor itu tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum aerah Sukadana, Senin (23/4).
Kasat Reskrim AKP Sandy Yuda mewakili Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka merupakan hasil pengembangan penyidikan atas tertangkapnya Za (40) warga Kecamatan Labuhanmaringgai. “Za disangka sebagai penadah sepeda motor curian yang dilakukan Hd,”jelas AKP Sandy Yuda.
Masih menurut Kasat Reskrim, keberadaan Hd terendus petugas saat sedang melintas di wilayah Desa Muaragadingmas Keamatamatan Labuhanmaringgai. Saat itu, tersangka sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat. Ketika dihentikan, tersangka nekat melawan mencabut senjata api dan berusaha menembak petugas.
Akhirnya, petugas mengambil tindakan tegas yang terukur dengan melepaskan tembakan ke arah tersangka. Akibat luka tembak pada bagian dada kirinya, tersangka tersungkur dan akhirnya tewas. Berikut tersangka turut diamankan barang bukti berupa, sepucuk senjata api rakitan jenis revolver, 3 butir peluru serta 5 unit sepeda motor. (wyn)






