PERSPEKTIFLAMPUNG-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur beserta seluruh elemen masyarakat berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan (TPB) yang responsif gender, inklusif dan transformatif.
Hal itu terungkap dalam rapat konsultasi daerah pemangku kepentingan untuk mewujudkan TPB atau sustanaible development goals (SDGs) di Gedung Pusiban Sukadana, Kamis (12/7)
Saat membuka acara tersebut Zaeful Bokhari menjelaskan, SDGs bertujuan mengakhiri kemiskinan dan kelaparan, melawan ketimpangan, memastikan perlindungan terhadap alam dan sumberdaya yang terkandung di dalamnya serta menciptakan kondisi pertumbujan ekonomi yang berkelanjutan dan adil. “Untuk mewujudkan TPB yang responsif gender, inklusif dan transformatif, Pemkab Lamtim telah menjalin kerjasama dengan para pihak,”jelas dalam acara yang dihadiri perwakilan Bappeda Provinsi Lampung Busyairi, Seli Fitriani dari Damar Lampung, Sevina dari Sekertariat Lampung Indonesia, Kepala Bapeda Lamtim Puji Riyanto dan jajaran.
Kesempatan yang sama Seli Fitriani dari Damar menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui TPB. Namun, sampai saat ini pemenuhan hak perempuan masih banyak kendala. Antara lain Angka kematian ibu dan anak, kekerasan perempuan dan anak.
“Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendorong komitmen bersama wujudkan SDGs yang responsif, inklusif dan transformatif,”papar Seli Fitriani. (*/Adv)






