Digusur, Pedagang Taman Kota Minta Suaka LSM GMBI

0
1275

PERSPEKTIFLAMPUNG-Para pedagang kaki lima (PKL) dan pengelola permainan yang menjadi korban penggusuran dari Taman Merdeka Kota Metro, meminta suaka kepada LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Para pedagang berharap, LSM GMBI yang kerap berpihak kepada masyarakat kecil itu, mampu memperjuangkan nasib para pedagang, yang usahanya terancam.

Ketua LSM GMBI Kota Metro, Slamet Riadi membenarkan, para pedagang meminta agar pihaknya memperjuangkan nasib mereka, agar diperbolehkan tetap berdagang di seputaran Taman Kota. “Intinya, mereka meminta agar kami memperjuangkan agar para pedagang masih dapat berjualan di lokasi tersebut,” kata Slamet Riadi, Kamis (6/9).

Atas keinginan para pedagang tersebut, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu, sebelum melakukan pendekatan kepada Pemkot Metro, selaku pemangku kebijakan. “Kami akan melakukan kajian terlebih dahulu, kalau memang kebijakan pemerintah mematikan usaha rakyat kecil, kita akan perjuangkan,” tegas dia.

Sebelumnya, Pemkot Metro menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan aneka permainan dari Taman Merdeka. Sebagai lokasi baru, Pemkot menyiapkan Pusat Kuliner Nuwo Intan dan eks Kantor Transmigrasi, yang terletak tidak jauh dari Taman Merdeka.

Proses penertiban Taman Merdeka, melibatkab ratusan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan petugas Polres Kota Metro, yang memblokir seputar pintu masuk Taman Merdeka. Sejumlah pedagang yang mencoba nekad memasuki lokasi, dihadang oleh blokade petugas.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Leo M Hutabarat, mengatakan, pengosongan Taman Merdeka dari PKL dan aneka permainan, merupakan salah satu bentuk penataan pedagang, serta mengembalikan fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau. Dan, sebagai lokasi baru, Pemkot sudah menyiapkan Pusat Kuliner Nuwo Intan dan eks Kantor Tranamigrasi bagi para pedagang. “Kami menyiapkan dua lokasi tersebut, sebagai pengganti,” kata Leo Hutabarat.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here