PERSPEKTIFLAMPUNG-Momentum Hari Santri Nasional tahun 2018, diharapkan mampu mewujudkan siswa-siswi MAN 1 Metro menjadi santri yang ideal.
Hal itu, dikatakan Kepala MAN 1 Metro, Antoni Iswantoro, M.Ed., saat memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional, Senin (22/10). Menurut dia, santri dapat diibaratkan gabungan suku kata san atau sun (dalam Bahasa Inggris, red) yang berarti matahari, dan tri atau three yang berarti tiga. “Artinya, terdapat tiga sinar untuk menjadi santri ideal,” kata Antoni.
Lanjutnya, sinar yang pertama yakni ilmu. Para siswa, harus mempelajari ilmu umum dan ilmu agama Islam di madrasah, sehingga setelah lulus akan mempunyai nilai plus. “Jadi, di MAN 1 selain belajar ilmu agama Islam, juga diberikan pelajaran ilmu umum,” lanjutnya.
Sedangkan, sinar yang kedua yakni amal. Artinya, ilmu yg diajarkan wajib diamalkan, terutama ilmu agama Islam. Lalu, sinar yang terakhir, yaitu prestasi.
“Tunjukkan prestasi akademik dan non akademik selama menjadi siswa MAN 1 Metro, sebagai wujud penghormatan terhadap para kiyai pendahu, ulana dan santri yang memperjuangkan kemerdekaan melalui revolusi jihad,” ungkapnya.
Ada hal menarik, pada peringatan Hari Santri Nasional di MAN 1 Metro, dimana para guru dan siswa putera mengenakan atribut santri berupa kain sarung dan kopiah, sedangkan para siswi mengenakan busana muslim. (*)





