Investigasi, DPD GML Temukan Proyek Bermasalah di Kota Metro

0
1011
Perspektiflampung.com-Tim Investigasi DPD GML Kota Metro tidak main-main. Dalam dua hari saja, tim mendapati sejumlah proyek fisik tahun 2018 yang dikerjakan asal-asalan. Termasuk, dua proyek yang mangkrak alias tidak selesai.
Dua proyek fisik tahun 2018 yang tidak selesai pengerjaannya, , yakni proyek Flying Fox di Kelurahan Sumbersari Metro Selatan. Besi-besi pada menara terlihat sudah berkarat.
Lalu, proyek pembangunan gedung Posyandu di Kelurahan Yosorejo Metro Timur, juga tidak rampung. Bangunan hanya selesai pada pemasangan dinding dari bata dan pemasangan atap berbahan rangka baja.
Sementara, di antara proyek-proyek yang dikerjakan asal-asalan, yakni proyek lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur irigasi pada Jalan Jenderal Sudirman Metro Barat. Proyek yang baru selesai itu, ternyata ditemukan puluhan titik lampu yang sudah tidak menyala. Bahkan, 8 titik di antaranya bola lampu pecah. Tak hanya itu, jalan setapak paving block di sepanjang jalur tersebut, tampak retak-retak pada sejumlah titik.
Kemudian, proyek lain yakni proyek redemix atau pelebaran bahu jalan pada ruas Jalan Letjend Amir Mahmud Ganjaragung Metro Barat, selain sudah retak-retak pada sejumlah titik, ketebalan cor bervariasi hanya sekitar 5 cm, 10 cm, hingga 12 cm. Juga, lebar cor-coran bervariasi mulai dari 40  cm hingga 60 cm.
Atas sejumlah temuan itu, DPD GML Kota Metro melalui ketuanya Slamet Riadi, mendesak untuk segera mensikapi hasil pekerjaan fisik yang menjadi temuan tim investigasi. “Apapun bentuknya, proyek itu didanai oleh uang rakyat. Walikota Metro harus segera mensikapinya,” kata Slamet Riadi.
Namun, jika tidak ada upaya dari pemkot, pihaknya akan meneruskan temuan tersebut ke aparat penegak hukum, karena jelas diduga kuat ada unsur merugikan keuangan negara. “Kami tidak segan untuk meneruskan ke aparat penegak hukum. Bahkan, bila perlu kami akan melakukan aksi unjuk rasa,” tandasnya.
Sementara, saat dikonfirmasi, Sekretaris Kota Metro Ir A Nasir AT mengaku masih berada di luar kota, sehingga pihaknya belum dapat memberikan keterangan. “Saya masih di luar kota, tunggu saya di Metro ya,” kata Nasir AT melalui sambungan telepon seluler. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here