Perspektiflampung – Geger, seorang penumpang bus Damri jurusan Bakauheni Lampung Selatan menuju Unit II Tulang Bawang meninggal dunia saat dalam perjalanan di wilayah Kecamatan Matarambaru Lampung Timur, Sabtu (11/4).
Korban yakni bernama Nopri (33) warga Gedungaji Lama Kecamatan Tulangbawang, Kabupaten Tulang Bawang, Kejadian tersebut sontak membuat penumpang lainnya khawatir. Sebab, Nopri diketahui baru saja pulang dari wilayah Jakarta Timur, sehingga mereka khawatir Nopri meninggal akibat terserang virus corona covid19.
Karena khwatir, akhirnya pengemudi bus menghentikan kendaraannya di klinik Vita Medika Kecamatan Matarambaru Lamtim, untuk dilakukan pemeriksaan kondisi nopri lebih lanjut apakah terjangkit virus covid19 atau tidak, namun, para perawat di klinik tersebut tidak berani mengambil tindakan karena khawatir terpapar covid-19.
Akhirnya, perawat klinik tersebut menghubungi petugas UPTD Puskesmas Matarambaru. Oleh petugas Puskesmas, bus berikut 14 penumpang, 1 pengemudi dan 1 kernet diarahkan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana guna menjalani pemeriksaan.
Guna menjaga segala kemungkinan, petugas RSUD Sukadana mengevakuasi mayat penumpang bus dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamtim dr.Nanang Salman Saleh menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan penumpang bus tersebut meninggal karena penyakit hernia.
Menurutnya, berdasarkan keterangan kerabatnya yang juga ikut naik bus tersebut. Nopri memang menderita penyakit hernia dan tujuannya pulang untuk operasi karena kartu BPJS miliknya tertinggal di Tulang Bawang. Namun, dalam perjalanan penyakitnya kambuh dan akhirnya meninggal.
” Dari hasil rapid test, nopri negatif terpapar covid-19,”tegasnya. (*/zal/wyn)






