Puncak Tamiang, Suguhkan Keelokan Alam Lampung Timur

0
2520

        Perspektiflampung – Puncak Tamiang salah satu obyek wisata yang berada di Ibukota Kabupaten Lampung Timur menjadi lokasi yang nyaman untuk melihat keindahan kota Sukadana.

Potensi wisata di Lampung Timur cukup banyak dan menjadi daya tarik untuk dikunjungi. Berbagai obyek wisata yang ada, diantaranya wisata alam pantai, wisata alam Taman Nasional.

Puncak Tamiang merupakan salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi saat berada di Lampung Timur. Obyek wisata ini berada di desa Sukadana Kecamatan Sukadana Lampung Timur.

Untuk mencapai lokasi Puncak Tamiang, yang berjarak sekitar 5 kilometer dari ibukota Kabupaten dapat ditempuh hanya beberapa menit.

Rombonga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur yang berkunjung ke lokasi disambut Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dari pintu masuk menuju puncak yang berjarak sekitar 1 kilometer, pengunjung akan merasakan situasi petualangan yang cukup mengasyikkan.

Saat berada di puncak yang memiliki ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut (DPL), pengunjung akan dimanjakan dengan panorama alam yang sangat eksotik.

Sekretaris Pokdarwis puncak tamiang, Ropian Kunang menjelaskan, nama gunung tamiang berasal dari pohon kayu bernama antimang. Kayu antimang merupakan salah satu dari 400 jenis pohon kayu di Indonesia yang saat ini hanya tersisa 40 jenis saja. “Pohon antimang tumbuh di daratan tinggi gunung Tamiang,” kata Ropian Kunang.

Lebih lanjut, Ropian Kunang mengatakan keterangan dari masyarakat sekitar,  pohon kayu tersebut suatu ketika akan ditebang, bekas tebangan justru mengeluarkan darah bukan getah

“Sehubungan lingkaran medelling pohon kayu antimang terlalu besar penebangan diteruskan keesokan harinya. Akan tetapi herannya, penebangan mendapati bekas tebangan kembali seperti sediakala tak berbekas. Dan ketika pohon kayu tersebut berhasil dirubuhkan diluar dugaan berdiri kembali,” kata Ropian Kunang.

Untuk sebutan Tamiang, berasal dari pohon bambu Tamiang sebagai bahan untuk membuat suling. Ketika terjadi kebakaran dikawasan gunung tamiang, rumpun pohon bambu tersebut tidak terbakar.

Sementara ketua Pokdarwis Puncak Tamiang, Dadang Ginanjar Dinata mengatakan obyek Wisata Puncak Tamiang membutuhkan banyak sentuhan agar lebih berkembang dapat meningkatkan kunjungan wisata. “Puncak Tamiang akan terus dikembangkan, karena masih banyak peninggalan yang dapat menjadi daya tarik sekaligus memperbaiki citra Kabupaten Lampung Timur,” kata Dadan Ginanjar Dinata kepada Perspektiflampung.com. (wyn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here