Perspektiflampung.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ella Siti Nuryamah mengapresiasi berdirinya Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Provinsi Lampung
Dikatakan Ella Siti Nuryamah, keberadaan RSD Covid-19 di Asrama Haji Bandar Lampung diharapkan menjadi solusi ditengah tingginya keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit di Lampung yang mencapai 86 persen.
Ella Siti Nuryamah mengharapkan dengan adanya RS Darurat mampu menekan laju wabah covid19, mengurangi angka kematian dan meningkatkan kesembuhan Covid-19 di Bumi Ruwa Jurai.
“Sebagai wakil dari Lampung saya tentu mengapresiasi RS Darurat Covid 19 yang ada di Asrama Haji Bandar Lampung, mudah-mudahan dengan adanya RS Darurat ini dapat mengurangi angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan,” kata Ella Siti Nurjanah dalam rilisnya kepada perspektiflampung.con.
Ella menekankan, Gedung Multazam Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung bukan hanya hadir secara fisik, tetapi mampu memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan dengan baik kepada masyarakat Lampung.
“Jadi bukan hanya hadir secara fisik infrastruktur RS Darurat Covid-19 di Asrama Haji, tapi serius dalam penanganan dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Legislator dari Dapil Lampung II.
Selain itu, BOR Rumah sakit yang selama ini tinggi mencapai 86% membuat pasien Isoman (Isolasi Mandiri) panik. Dengan adanya RS Darurat kerjasama Kementrian BUMN dan Kementrian Agama ini seharusnya bisa membuat masyarakat tenang.
“RS darurat Covid-19 ini perlu dikabarkan ke masyarakat di Lampung, supaya tidak lagi panik akibat rumah sakit selama ini selalu penuh. Mudahan-mudahan dapat memberikan optimisme tidak lagi merasa takut dan optimis kesembuhan bagi pasien Covid-19 secara umum,” tandasnya.
Terakhir Ella mengimbau kepada masyarakat Lampung agar tetap mematuhi protokol kesehatan masa Pandemi. “Meski sudah hadir RS darurat Covid-19 di Lampung masyarakat tetap harus selalu menjaga protokol kesehatan dan pola hidup sehat,” pungkasnya.
Diketahui, Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Asrama Haji Bandar Lampung direncanakan siap beroperasi untuk merawat pasien Covid-19 mulai Selasa, 10 Agustus 2021 mendatang. Menteri BUMN M Erick Thohir sudah meninjau langsung lokasi RSD Covid-19 pada Minggu (8/8/2021).
RSD Covid-19 tersebut memiliki 50 kamar dengan total 200 tempat tidur. Masing-masing kamar berkapasitas maksimal hingga empat tempat tidur.
Untuk tahap pertama akan dioperasikan 51 kamar yang terdiri dari 20 tempat tidur di IGD dan ICU yang dilengkapi ventilator, empat tempat tidur HCU dan tiga tempat tidur IGD di lantai satu. Kemudian, 24 tempat tidur ruang isolasi di lantai 2. Lalu Pada tahap berikutnya akan dioperasikan 72 tempat tidur ruang rawat isolasi di lantai 3, 4, dan 5.
Selain itu, gedung lima lantai itu juga dilengkapi ventilator, penggunaan SYSMEX dan OSS sebagai pendukung Teknologi Informasi. RS Darurat ini juga dilengkapi fasilitas laboratorium, Instalasi Farmasi, hingga Command Room yang bisa memantau kondisi pasien 24 jam.
Semetara untuk tenaga kesehatan, Pertamedika IHC telah menyiapkan 26 dokter umum, 14 dokter spesialis, 45 perawat, serta tenaga kesehatan dan penunjang medis lainnya untuk memastikan operasional RS tersebut. (Fri).






