Selasa, Oktober 26, 2021
Beranda POLITIK Fraksi DPRD Lampung Timur Soroti Menurunnya PAD Dalam APBD P 2021

Fraksi DPRD Lampung Timur Soroti Menurunnya PAD Dalam APBD P 2021

       Perspektiflampung.com – Fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur menyoroti penurunan pendapatan daerah dalam RAPBD Perubahan 2021.
       Hal tersebut disampaikan dalam pandangan fraksi-fraksi terhadap  RAPBD Perubahan 2021, dalam rapat paripurna DPRD Lampung Timur, yang di pimpin wakil Ketua DPRD Lampung Timur Nawawi Iskandar dan Ariyan Putra Marga dan dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, Kamis (19/8/2021).
       Seperti yang disampaikan juru bicara Fraksi PDIP, Deni Supriyadi. Menurutnya dalam RAPBD P 2021, Lampung Timur kehilangan Rp 116 milyar yabg sangat berdampak terhadap belanja daerah.
       “Penurunan ini tidak akan terjadi jika TAPD cermat dalam menganalisis prediksi pendapatan dan terlalu gegabah dengan memasukkan PAD yang belum ada kepastian,” kata Deni Supriyadi.
       Ditambahkannya, pelaksanaan APBD 2021 telah memasuki semester 2 dan masih banyak program kegiatan yang belum dilaksanakan ditambah dengan kegiatan dalam APBD Perubahan.
       “Kami mengharapkan dan meminta kepada Bupati untuk segera melaksanakan APBD ini dengan baik dan tepat waktu,” ujar Deni Supriyadi
       Gunardi juru bicara Fraksi PKB menegaskan, target pendapatan dan belanja mengalami penurunan dan untuk realisasi harus lebih fokus untuk kegiatan yang lebih prioritas dan lebih produktif
       “Arah kebijakan belanja daerah perubahan APBD difokuskan kearah yang prioritas dan lebih produktif,” kata Gunardi.
       Wiwik Yuliana dari Fraksi Partai NasDem mengatakan dalam APBD P masih ditemukan program yang belum berpihak kepada masyarakat seperti pelayanan kesehatan. “Masih ada masyarakat miskin yang belum mendapatkan jaminan sosial,” kata Wiwik Yuliana.
       Sementara juru bicara Fraksi Partai Golkar, Made Subrata, mengatakan Fraksi Golkar mengamati belum adanya peningkatan PAD yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
       “Perlu adanya upaya bersama yang lebih serius dan signifikan dalam merumuskan strategi dan mengoptimalkan potensi dalam peningkatan PAD,” kata Made Subrata.
       Juru bicara fraksi Demokrat, Mursalin menyoroti terkait belanja modal jalan, jaringan dan irigasi Rp 179,6 Milyar agar dapat berjalan dengan lancar dan maksimal sehingga pembangunan di Lamtim bisa lebih maju. “Kami mengharap usulan pembangunan tidak di hapus,” kata Mursalin
        Riski Cahyadinata juru bicara fraksi Partai Gerindra mengatakan PAD Lampung Timur semula Rp 329,225 milyar menjadi Rp 242,6 atau mengalami penurunan Rp 86,625 milyar perlu dicermati kenapa terjadi penurunan dan penyebabnya.
       “Fraksi Gerindra mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan persiapan dan perencanaan yang matang dan bersama legislatif melakukan pengawasan terhadap obyek pendapatan daerah,” kaya Riski Cahyadinata.
       Fraksi PKS melalui juru bicaranya, Awal Riyadi mengatakan, Fraksi PKS menyarankan agar belanja langsung yang sudah ditetapkan salam APBD murni dan perubahan yang akan dikerjakan dalam realisasinya benar-benar dipertimbangkan efektifitasnya.
       “Mengingat singkatnya waktu di APBD P 2021, Fraksi PKS berharap kepada SKPD terkait lebih memprioritaskan program yang sifatnya cepat terlaksana dan jangan sampai menunda-nunda kegiatan yang akan dilaksanakan,” kata Awal Riyadi
       Sementara Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi menanggapi pandangan Fraksi-Fraksi di DPRD Lampung Timur mengatakan pemerintah kabupaten Lampung Timur akan menindaklanjuti masukan dan saran dari fraksi-fraksi. “Terima kasih atas pandangan umum fraksi-fraksi dan akan segera di tindaklanjuti,” kata Azwar Hadi. (Fri)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments