Minggu, April 21, 2024
Beranda PERISTIWA Kota Metro Ikuti Aksi Bersih Negeri Serentak se- Indonesia

Kota Metro Ikuti Aksi Bersih Negeri Serentak se- Indonesia

Perspektiflampung.com-Kota Metro turut menjadi bagian dalam Aksi Bersih Serentak di 34 lokasi lain se-Indonesia dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024.

Kegiatan yang dipusatkan  di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kelurahan Tejosari, Jumat (08/03/2024), dengan tema “Atasi Plastik dengan Cara Produktif”, dihadiri juga oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Restorasi dan Kemitraan Konservasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Emilia Kusumawati.

Walikota Metro  Wahdi Siradjuddin mengatakan, pada tahun 2021 Kota Metro menghasilkan sampah sebanyak 140 ton dalam sehari dan di tahun 2023 mencapai 130 ton lalu saat ini hanya mencapai 80 ton. Ia juga menambahkan bahwa sampah sangat penting dan menjadi perhatian khusus terhadap Sustainable Development Goals atau pembangunan berkelanjutan di Kota Metro. “Sebagai penghasil sampah, kita harus mengolah sampah sendiri, dimulai dari pilah pilih sampah yang ada di masyarakat. Apalagi tadi, saat pemungutan sampah lebih banyak sampah organik daripada sampah anorganik,” kata Wahdi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Emilia Kusumawati menyampaikan apresiasi atas gagasan Kementerian KLHK RI yang mengadakan aksi bersih- bersih serentak ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Metro dan jajarannya yang berkenan mendukung untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Menyadari persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab dari Pemerintah saja, tetapi membutuhkan peran multipihak, apalagi trend kebijakan pengolahan sampah saat ini adalah penyelesaian timbulan sampah. Artinya peran rumah tangga menjadi terdepan dalam mengatasi persoalan sampah dan juga kegiatan pengurangan sampah lebih diutamakan daripada kegiatan penanganannya,” ujar Emilia.

Emilia menyampaikan, kita harus bisa membangkitkan sirkular ekonomi sampah di Provinsi Lampung dengan langkah awal yang harus dilakukan adalah membangun mindset baru bahwa sampah memiliki nilai ekonomi yang jika dikelola secara benar akan menghasilkan keuntungan. “Saya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro, bahwa seluruh Kelurahan di Kota Metro yang berjumlah 22 telah memiliki Bank Sampah, yang pengelolaannya bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK dan para kader yang ada di Kelurahan,” ungkap Emilia.

Pada kegiatan tersebut.  Tenaga Ahli Menteri Bidang Restorasi dan Kemitraan Konservasi KLHK, Wiratno menyerahkan Sertifikat Adipura 2023 kepada Walikota Metro. (ga)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments