Minggu, April 21, 2024
Beranda PERISTIWA Pemkot Metro Gelar Musrenbang Tingkat Kota

Pemkot Metro Gelar Musrenbang Tingkat Kota

Perspektiflampung.com-Pemerintah Kota Metro menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) rancangan RKPD 2025 Tingkat Kota.

Kegiatan yang dipimpin oleh Walikota Metro Wahdi Siradjuddin yang berlangsung di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Kamis (07/03/2024)  mengusung tematik Penguatan Pembangunan Sumber Daya Manusia untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berakhlak Mulia, yang selaras dengan Tema Pembangunan Provinsi Lampung.

Dalam Musrenbang tingkat kota, juga dibahas bagaimana upaya pemerintah kabupaten/kota dalam menyelaraskan pembangunan dengan Provinsi Lampung, karena pembangunan di kabupaten/kota akan menentukan capaian pembangunan Provinsi Lampung.

Kepala Bappeda Kota Metro. Anang Risgiyanto mengatakan pertumbuhan ekonomi di Kota Metro berangsur membaik setelah pasca pandemi Covid-19 yang lalu, yang pada tahun 2020 perekonomian Kota Metro mengalami kontraksi/penurunan mencapai -1,79 persen, namun pada tahun 2021 mengalami pertumbuhan menjadi 2,91persen, tahun 2022 menjadi 4,51 persen, dan pada tahun 2023 menyentuh angka 4,86 persen. “Angka ini lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yaitu sebesar 4,55 persen,” kata Anang Risgiyanto.

 

Ia meneruskan, terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM),  Kota Metro menduduki di level tinggi yaitu terjadi peningkatan yang signifikan dari tahun 2022 sebesar 77,89 persen dsn meningkat menjadi 79,85 persen.  “Capaian IPM ini sudah melampaui target yang telah ditetapkan di RPJMD 2021-2026. Dari 15 kabupaten/kota se Provinsi Lampung, Kota Metro berada di peringkat kedua IPM tertinggi setelah Bandar Lampung, dengan selisih capaian hanya 0,01 persen,” imbuhnya.

 

Sementara. Walikota Metro,  Wahdi Siradjuddin, mengatakan Kota Metro merupakan kota jasa dan juga perdagangan yang merupakan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) di Provinsi Lampung, sehingga dipandang perlu menguatkan Sustainable Development Goals (SDG’S) yang berkelanjutan, dimana ketahanan pangannya, energinya hingga airnya melalui FEW NEXUS. FEW adalah Food, Energy, Water sedangkan NEXUS adalah keterkaitan air sebagai hal utama yaitu, Water Bonding, Economic Water Security, Urban Water Security, Enviromental Water Security, yang sangat mempengaruhi food atau ketahanan pangan dan energy yaitu listrik dan sebagainya. “Capaian pertumbuhan ekonomi Kota Metro merupakan salah satu yang tertinggi di Provinsi Lampung, masuk pada level satu pembangunan dengan angka kemiskinan rendah,” jelas Wahdi.

Asisten II Pemprov Lampung Mulyadi Irsan yang hadir mewakili Gubernur Lampung  berpesan,  agar pemerintah kabupaten/kota juga mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar tercipta kemandirian fiskal. “Tentu ada beberapa hal yang harus jadi perhatian antara lain, perencanaan yang berintegritas dan melakukan efisiensi, pembangunan berorientasi hasil, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kemandirian fiskal, mewujudkan pemerintahan yang ramah investasi, serta pelayanan publik untuk mewujudkan keadilan,” kata Mulyadi Irsan. (Adv)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments