PERSPEKTIFLAMPUNG – Masyarakat Lampung Timur boleh berbangga, sebab salah satu petani asal kabupaten tersebut terpilih mewakili Indonesia pada Internasional Cacao Organization (ICCO) di Berlin Jerman yang dilaksanakan sejak 22 hingga 25 April 2018. Adalah Riswanto petani kakao asal Desa Banjaragung Kecamatan Sekampungudik Kabupaten Lampung Timur sebagai menjadi 1 di antara 138 peserta dari seluruh dunia pada ajang bergengsi itu.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lamtim M.Yusuf HR melalui Kasi Pengolahan, pemasaran dan perkebunan Jajang mendampingi Kabid Perkebunan Amin Sunardi menjelaskan, Riswanto yang berhak mewakili provinsi Lampung karena gigih melakukan penelitian yang akhirnya bekerjasama dengan Balai Penelitian coklat dan kopi di Jember Jawa Timur pada tahun 2014 silam.
Dari penelitiannya tersebut, dirinya berhasil menemukan Klon Masamba Cocoa Clone O2 (MCC O2) yang potensi produktivitasnya mencapai 3.000 – 3.500 Kilogram per hektare. Varietas tersebut juga tahan terhadap serangan busuk buah, dan hama. Tanaman ini juga cocok dengan topografi Lamtim yang letaknya 30 meter diatas permukaan laut. Riswanto juga berhasil menciptakan Sowindo (objek wisata) kakao di desanya.
Ia berharap, sepulang riswanto dari berlin, riswanto dapat memberikan motivasi kepada para petani di Kabupaten Lamtim untuk kembali membudidayakan kakao. Karena untuk diketahui lahan yang ada saat ini sampai tahun 2017 lalu hanya sekitar 10.806 hektare dengan tingkat produksi 442 kilogram per hektare.
” Saya berharap selain dapat memotivasi para petani lain di Kabupaten Lamtim, nanti ya kejayaan kakao di Lamtim dapat kembali lagi seperti tahun 1980-an lalu, meski berdasarkan surat keputusan (SK) Gubernur Lampung, menetapkan desa di Kabupaten pesawaran yang ditetapkan sebagai desa kakao diprovinsi Lampung, namun kami yakin kejayaan kakao di Lamtim dapat kembali, “pungkasnya. (adv)






