Perspektiflampung.com – Pangdam II/Sriwijaya mengajak seluruh anggota TNI untuk menggunakan penghasilan dengan baik dan memiliki nilai investasi jangka panjang.
Hal tersebut diungkapkan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0429/Lampung Timur, Rabu (16/9/2020).
Kedatangan Jendral Bintang Dua bersama Danrem 043/Garam Brigjen TNI Toto Jumariono disambut Dandim 0429/Lamtim Letkol Kav. Muhammad Darwis, Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari, dan Forkopimda Lamtim.
Dijelaskan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, anggota TNI ke depan memiliki tantangan yang cukup berat. Selama ini, angka pelanggaran tertinggi yang terjadi di wilayah Kodam II adalah utang. Pendapatan Anggota TNI, seperti prajurit yang baru ditempatkan mencapai Rp 5,5 juta. “Dengan penghasilan saat ini, harus mampu mengelola keuangan dengan baik,” kata Brigjen TNI Agus Suhardi.
Anggota TNI harus mampu menggunakan penghasilannya untuk berinvestasi. Sebagai anggota TNI jangan mengikuti gaya hidup, penghasilan yang didapat seharusnya dipergunakan dengan baik. “Kita harus cerdas dalam menggunakan penghasilan, gunakan untuk berinvestasi yang dalam jangka waktu tertentu akan menambah nilai,” kata Mayjen TNI Agus Suhardi.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi juga mengingatkan jajaran TNI AD untuk Netral tidak memihak ke salah satu pasangan calon kepala daerah. Anggota TNI AD yang tidak netral akan dikenakan sangsi yang tegas. “Dalam kunjungan kerja ini menekankan komitmen TNI Netral dalam Pilkada, jika diketahui anggota TNI tidak netral sangsinya pemecatan,” ungkap alumni Akmil 1988. (Fri)