Sabtu, Desember 4, 2021
Beranda PERISTIWA Waspada Surat Rapid Antigen Palsu, TKS Puskesmas Pasir Sakti Diperiksa Polisi

Waspada Surat Rapid Antigen Palsu, TKS Puskesmas Pasir Sakti Diperiksa Polisi

       Perspektiflampung.com – Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Puskesmas Pasir Sakti Lampung Timur, MP di mintai keterangan Sat Reskrim Polres Lampung Timur, Minggu (15/8/2021).
       MP (23) warga Kecamatan Pasir Sakti dimintai keterangan terkait dengan beredarnya surat Rapid Antigen diduga palsu.
       Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky A. Nasution melalui Kapolsek Pasir Sakti, AKP S.I Marbun menjelaskan, terungkapnya peredaran surat Rapid Antigen diduga palsu berawal dari pemeriksaan kendaran yang melintas di Pos Penyekatan PPKM level 4 Pasir Sakti.
       Petugas pos penyekatan menghentikan kendaraan Mobil Toyota Inova B 1347 AMB yang dikemudikan SR membawa 9 orang penumpang. Petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi perjalanan. “Petugas mencurigai surat Rapid Antigen yang dikeluarkan UPTD Puskesmas Pasir Sakti tertanggal 14 Agustus 2021 tersebut palsu,” kata AKP S.I Marbun.
       Ditambahkan AKP S.I Marbun, petugas kemudian meminta keterangan dari penumpang mobil tersebut. Pengakuan para penumpang, surat Rapid Antigen diperoleh dari sopir dengan membayar Rp. 100 ribu tanpa dilakukan pemeriksaan medis. “Pengemudi dan penumpang mobil Inova kemudian di bawa ke Polsek Pasir Sakti guna penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP S.I Marbun.
       Lebih lanjut, berdasarkan keterangan penumpang dan pengemudi mobil, petugas melakukan pemeriksaan terhadap MP pegawai UPTD Puskesmas Pasir Sakti, Minggu (15/8/2021) yang diduga membuat surat Rapid Antigen yang diduga palsu,” tambah S.I Marbun.
       MP kepada petugas penyidik dari Sat Reskrim Polres Lampung Timur, mengakui membuat surat Rapid Antigen diduga palsu 9 orang penumpang mobil tersebut dengan harga 100 ribu persurat. Sebelumnya, MP juga telah membuatkan 6 surat rapid antigen. “MP mengakui telah membuat 15 Surat Rapid antigen dengan memalsukan tandatangan dan menggunakan stempel Puskesmas,” kata S.I Marbun.
       Dalam penyidikan kasus Surat Antigen diduga palsu, penyidik mengamankan barang bukti seperangkat komputer, printer, 9 lembar surat Rapid Antigen diduga palsu dan stempel Puskesmas Pasir Sakti. (Fri)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments