Perspektiflampung.com – Kabupaten Lampung Timur sudah keluar dari zona Merah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menjadi Zona Oranye namun warga yang terkonfirmasi terus bertahan dan mengalami peningkatan.
Munculnya kluster baru penularan Covid-19 mengakibatkan di tutupnya perkantoran khususnya pusat pelayanan seperti Puskesmas, kantor DPKAD bahkan terakhir kantor sekretariat Kabupaten Lampung Timur.
Kantor Sekretariat Kabupaten Lamtim di tutup sementara diakibatkan adanya 4 pejabat yang terkonfirmasi Covid-19. Bahkan ada puskesmas yang berulang kali dihentikan pelayanannya atau ditutup sementara akibat Covid-19.
Penularan Covid-19 yang terjadi setiap hari, tidak lepas dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan dan disiplin protokol kesehatan.
Baca juga: membaik-lamtim-lepas-dari-zona-merah
Kepala Dinas Kesehatan Lamtim dr. Nanang Salman Saleh mengatakan warga Lamtim yang terkonfirmasi Covid-19 hingga, Senin (1/2/2021) mencapai 668 orang dengan 400 orang selesai isolasi atau di nyatakan sembuh serta 28 orang meninggal dunia.
Ditambahkannya, untuk mencegah penularan Covid-19 di Lamtim, Pemkab Lamtim dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan kebijakan dari pemberlakuan kebijakan kebiasaan baru hingga saat ini pembatasan kegiatan masyarakat.
Lebih lanjut, pemerintah Kabupaten Lamtim juga sudah melakukan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Sebanyak 4.800 dosis Vaksin Covid diperuntukkan bagi 2400 tenaga medis dan tokoh masyarakat. “Vaksinasi Covid untuk tahap pertama di peruntukan bagi Tenaga Kesehatan dan beberapa orang tokoh, untuk masyarkat akan dilaksanakan pada tahap berikutnya,” kata dr. Nanang Salman Saleh. (Fri)






